shadow

Bahaya Minum Air Berlebihan

Air putih memang dibutuhkan oleh tubuh dan dapat memberikan manfaat yang baik. Tetapi anda juga perlu memperhatikan bahaya minum air berlebihan. Pastinya segala hal yang berlebihan tidak akan baik bagi kita. Termasuk juga minum air putih yang sebenarnya dapat memberikan banyak manfaat untuk tubuh kita. Semua sistem dalam tubuh tergatung pada air. Air yang kita konsumsi dapat membilas racun dari organ yang penting, membawa nutrisi ke sel tubuh, dan menjaga kelembaban bagi jaringan. Salah satu bahaya dari minum air berlebihan adalah kerusakan ginjal yang dapat berdampak pada kematian. Selain itu, masih ada lagi beberapa bahaya dari minum air berlebihan.

Macam-macam Bahaya Minum Air Berlebihan

Bahaya minum air berlebihan yang pertama sudah pasti kerusakan ginjal. Hal ini berkaitan dengan fungsi ginjal. Ginjal berfungsi menyaring setiap cairan yang masuk ke dalam tubuh. Fungsi ginjal ini ada pada organ penyaring yang memiliki nama glomerulus. Bila banyak cairan yang harus disaring, maka beban yang diterima ginjal akan semakin besar. Bila hal ini terlalu sering maka glomerulus bisa rusak yang menyebabkan berbagai penyakit ginjal.Minum air secara berlebihan juga dapat meningkatkan jumlah volume darah. Volume darah yang meningkat dapat menganggu kinerja jantung dan sistem pembuluh darah kita (sistem tertutup). Volume air yang meningkat akan seiring dengan meningkatnya tekanan pada sistem pembuluh darah yang tertutup itu. Kondisi tersebut akan membuat organ ginjal bekerja ekstra keras untuk mengurangi jumlah air dalam sirkulasi darah dalam tubuh.

Masih ada lagi bahaya minum air berlebihan yaitu dapat merusak komposisi darah. Darah memiliki plasma darah dengan kadar kekentalan darah secara fisiologis dalam tubuh yang terukur. Bila banyak minum maka dikawatirkan akan mengganggu kadar kekentalan darah. Secara lebih luas akan mengganggu sistem peredaran darah dalam tubuh kita. Kelebihan minum air putih juga dapat menyebabkan keracunan air atau yang dikenal juga sebagai hiper-hidrasi atau overhydration.

Kelebihan air putih pun dapat menyebabkan hipnoatraemi, yaitu kondisi abnormal dalam tubuh, di mana darah kekurangan kadar natrium (kadar garam). Hal ini disebabkan karena ginjal tak mampu memfilternya dengan cepat. Natrium adalah mineral elektrolit yang membantu mengatur jumlah kadar air di dalam dan di sekitar sel-sel tubuh. Terlalu banyak minum air, akan menyebabkan natrium dalam tubuh menjadi encer. Natrium atau sodium merupakan salah satu mineral penting bagi tubuh, sebagai penjaga kadar garam dalam darah. Kekurangan natrium dalam tubuh dapat menyebabkan volume darah menjadi menurun. Akibatnya tekanan darah pun menurun dan denyut jantung meningkat tajam. Itulah beberapa bahaya minum air berlebihan. Volume air yang dianjurkan untuk orang sehat adalah 2-4 liter untuk menghindari bahaya minum air berlebihan.

Source : www.webmd.com

10 Faktor Resiko Seseorang Terkena Miom

Penyakit miom bisa terjadi, diakibatkan dari beberapa faktor antara lain :

Faktor Genetik / Riwayat Keturunan, wanita dengan garis keturunan tingkat pertama dengan penderita miom memiliki 2,5 kali lebih tinggi resiko kemungkinan untuk mengalami penyakit miom dibandingkan dengan wanita yang tanpa garis keturunan penderita miom.
Faktor usia, sekitar 20% miom ditemukan pada usia reproduksi dan 50% disaat wanita berusia 40 tahun keatas.
Hormon estrogen, konsentrasi estrogen pada jaringan miom lebih besar dibandingkan dengan jaringan miometrium normal terutama pada fase proliferasi dan siklus menstruasi dimana produksi hormon estrogen meningkat sehingga memicu sel abnormal miom muncul.
Infeksi virus dan jamur, dalam keadaan hamil masuknya infeksi virus dan jamur dapat pula membuat miom muncul kembali walaupun sudah dilakukan operasi pengangkatan.
Obesitas
Tidak mempunyai keturunan serta tidak menikah juga memiliki faktor resiko yang tinggi untuk menderita penyakit miom.
Akibat gaya hidup yang tidak sehat dan mengalami depresi / stress.
Faktor makanan, mengkonsumsi daging dengan setengah matang akan dapat meningkatkan insiden miom, namun sayuran hijau bisa menurunkan insiden tersebut. Selain itu, dengan keseringan mengkonsusmi makanan yang diawetkan juga bisa menjadi pemicu terjadinya penyakit miom.
Kebiasaan buruk merokok, merokok juga bisa meningkatkan insiden miom, hal ini dikarenakan kandungan berbahaya yang terdapat didalam rokok.
Kurangnya aktivitas fisik & olahraga, tubuh yang lebih banyak diam dan jarang berkeringat akan mudah terserang penyakit karena daya tahan tubuh yang lemah.
Miom bukanlah sebuah penyakit tanpa penyelesaian, dengan mengetahui apa yang menjadi penyebabnya, maka pencegahan dan pengatasan akan penyakit miom ini juga merupakan hal yang dapat dilakukan.

Miom rahim itu merupakan tumor jinak yang tumbuh pada dinding rahim yang berasal dari jaringan otot polos rahim, dan letak miom ini bisa berada di bagian dalam rahim (submukosa), di bagian luar rahim  (subserosa), ataupun di dalam otot rahim (intramural). Pada sekitar 20-30% penyakit miom ini dapat terjadi pada kaum perempuan yang berusia 35 tahun ke atas. Pertumbuhan tumor ini diakibatkan produksi hormon estrogen yang berlebihan. Pada jaringan mioma jumlah reseptor estrogen lebih tinggi dibandingkan dengan jaringan miometrium (otot kandungan) sekitarnya, yang akhirnya mioma uteri ini sering kali tumbuh lebih cepat pada kehamilan dan biasanya berkurang ukurannya setelah menopause (mengecil pada pasca menopause). baca juga obat alami miom paling ampuh.

Tumor jinak rahim yang menuju rongga ini sering kali membesar dan berkembang keluar dari mulut rahim. Sementara tumor yang berada di dalam rahim bisa tumbuh lebih dari satu, bisa teraba seperti kenyal, bentuknya bulat dan berbenjol benjol sesuai ukuran tumor. Beratnya juga bervariasi, dimulai dari beberapa gram saja, akan tetapi dapat pula mencapai 5 kilogram atau bahkan lebih. Jika dengan adanya miom ini memunculkan rasa nyeri yang sangat pada bagian panggul maka segera diperlukan penanganan, tetapi hal ini sangat jarang sekali terjadi. Jika memunculkan ketidaknyamanan dan gejala gejala yang bermasalah, maka cara yang dapat dilakukan untuk mengecilkan atau menghilangkan miom dengan melakukan terapi obat dan jalur operasi.

Pengaruh Rokok Secara Langsung Terhadap Penyakit Jantung Koroner

“MEROKOK DAPAT MENYEBABKAN KANKER, SERANGAN JANTUNG IMPOTENSI DAN GANGGUAN KEHAMILAN DAN JANIN”, tentunya tagline dari setiap kemasan ini sudah tidak asing diantara kita, mungkin beberapa dari kita bahkan hafal di luar kepala tapi sebatas dihafal, tanpa diikuti oleh tindakan nyata, bahkan sudah berganti menjadi “MEROKOK MEMBUNUHMU”.

Merokok itu sendiri ternyata merupakan penyebab kematian dini paling penting yang dapat dicegah. Merujuk kepada angka yang dikeluarkan oleh American Heart Association dimana merokok menyumbang angka sebesar 440 ribu dari total 2,4 juta kematian tiap tahunnya. Bagaimana merokok dapat meningkatkan resiko terjadinya penyakit jantung koroner (PJK)? Rokok dan asap dari tembakau, kolesterol, tekanan darah tinggi, kurangnya aktivitas fisik, kegemukan (obesitas) dan diabetes adalah enam faktor resiko utama independen untuk terjadinya PJK yang dapat diubah dan dikendalikan.

Merokok dapat meningkatkan resiko terjadinya PJK dengan sendirinya dan bila ditambah dengan faktor resiko lainnya maka resikonya akan semakin meningkat. Orang yang merokok lebih dari 20 batang dalam sehari jika dibandingkan dengan orang yang tidak merokok akan mempunyai resiko dua sampai tiga kali lipat terjadinya PJK. Merokok juga dapat meningkatkan tekanan darah dan nadi, menurunkan toleransi olahraga, menurunkan HDL (kolesterol baik) dalam darah, terjadi peningkatan pembekuan darah, gangguan pengembangan pembuluh darah koroner di jantung, peningkatan respon dari bronkhus dan juga menyebabkan gangguan fungsi paru-paru.

Berdasarkan hasil penelitian, merokok sendiri merupakan salah satu pemicu terjadinya aterosklerosis (penyempitan diameter pembuluh darah akibat penumpukan lemak pada pembuluh darah). Pada PJK, pembuluh darah koroner (pembuluh darah yang menyalurkan darah ke jantung) akan menyempit, sehingga terjadi penurunan suplai oksigen ke jantung terutama jika terjadi peningkatan aktivitas, dimana keluhan yang biasa dialami yaitu nyeri dada dan jika pembuluh darah koroner tersumbat secara total maka akan terjadi serangan jantung yang pada akhirnya akan berujung kepada kematian.

Asap rokok yang banyak mengandung zat berbahaya dan beracun tidak saja berakibat terhadap perokok tetapi orang disekeliling perokok atau biasa dikenal dengan perokok pasif juga terkena dampak dari asap rokok itu sendiri terutama pada anak anak. Perokok pasif juga dapat terkena penyakit paru paru kronis, kanker dan penyakit jantung dimana perkiraan ada sekitar 37 ribu sampai 40 ribu perokok pasif meninggal karena penyakit jantung setiap tahunnya.

Baca info penting mengenai obat jantung koroner tradisional.

Setelah mengetahui dampak yang ditimbulkan rokok terhadap penyakit jantung maka usaha kita untuk menurunkan resiko terjadinya PJK adalah dengan berhenti merokok. Dimana hasil penelitian menunjukkan bahwa keuntungan dari berhenti merokok yaitu menurunkan kematian akibat PJK sebanyak 36% dibandingkan dengan mereka yang masih saja merokok, berhenti merokok juga dapat menurunkan tekanan darah, terjadinya kejadian stroke.

Bagi mereka yang merokok memang tidak ada jalan pintas untuk berhenti merokok. Untuk berhenti merokok diperlukan kesiapan secara emosi, mental dan yang terpenting keinginan untuk berhenti berasal dari diri sendiri bukan karena dari orang lain. Semoga artikel ini dapat membantu kita dan memberikan motivasi bagi anda yang ingin segera berhenti merokok agar tidak terkena penyakit jantung koroner.

sumber : www.nhlbi.nih.gov